Etika
Etika berasal dari bahasa yunani yaitu ethos yang berarti karakter, watak kesusilaan atau adat kebiasaan di mana etika berhubungan erat dengan konsep individu atau kelompok sebagai alat penilai kebenaran atau evaluasi terhadap sesuatu yang telah dilakukan.
Moral
Moral adalah
perbuatan/tingkah laku/ucapan seseorang dalam ber interaksi dengan manusia.
apabila yang dilakukan seseorang itu sesuai dengan nilai rasa yang berlaku di
masyarakat tersebut dan dapat diterima serta menyenangkan lingkungan
masyarakatnya, maka orang itu dinilai memiliki moral yang baik, begitu juga
sebaliknya.
Moralitas
Menurut
Immanuel Kant, moralitas adalah hal kenyakinan dan sikap batin dan bukan hal
sekedar penyesuaian dengan aturan dari luar, entah itu aturan hukum negara,
agama atau adat-istiadat. Moralitas adalah pelaksanaan kewajiban karena hormat
terhadap hukum, sedangkan hukum itu sendiri tertulis dalam hati manusia. Dengan
kata lain, moralitas adalah tekad untuk mengikuti apa yang dalam hati disadari
sebagai kewajiban mutlak.
Kesadaran
Moral
Kesadaran moral adalah suatu kesadaran dalam
hati yang mengharuskan seseorang untuk mengerjakan atau meninggalkan suatu
perbuatan. Mengharuskan suatu perbuatan apabila perbuatan tersebut dinilai
sesuai dengan norma akhlak yang barlaku dan di terima dalam hatinya. Melarang
suatu perbuatan, apabila perbuatan tersebut di anggap bertentangan dengan norma
akhlak yang di terima hatinya dan berlaku dalam masyarakat. Dengan demikian
kesadaran moral adalah kesadaran seorang untuk melakukan suatu perbuatan yang
di nilai baik dan meninggalkan suatu perbuatan yang di nilai buruk.
Contoh :
Ada orang
diancam hukuman mati kecuali ia bersedia memberi kesaksian palsu mengenai orang
lain yang tidak bersalah. Apakah mungkin orang itu mengatasi cinta pada hidup
dan tetap menolak memberi kesaksian palsu? Mungkin saja. Itulah inti kesadaran
moral. Kita tahu dan sadar bahwa perbuatan itu salah tapi kadang kita
melakukannya. Atau sering kita tidak melakukan hal itu karena kita tahu itu
salah. Apapun yang kita pilih untuk perbuat adalah kita juga yang bertanggung
jawab.
Teori Etika Normatif
Etika yang
berusaha menetapkan berbagai sikap dan pola prilaku ideal yang seharusnya
dimiliki oleh manusia dalam hidup ini sebagai sesuatu yang bernilai. Etika
normatif memberi penilaian sekaligus memberi norma sebagai dasar dan kerangka
tindakan yang akan diputuskan.
Teori Deontologi
“Deontologi”
( Deontology ) berasal dari kata dalam Bahasa Yunani yaitu : deon yang artinya
adalah kewajiban. Dalam suatu perbuatan pasti ada konsekuensinya, dalam hal ini
konsekuensi perbuatan tidak boleh menjadi pertimbangan. Perbuatan menjadi baik
bukan dilihat dari hasilnya melainkan karena perbuatan tersebut wajib
dilakukan. Deontologi menekankan perbuatan tidak dihalalkan karena tujuannya.
Teori Teologi
Teologi
adalah ilmu yang mempelajari segala sesuatu yang berkaitan dengan keyakinan
beragama. Teologi meliputi segala sesuatu yang berhubungan dengan Tuhan.
Teologi memampukan seseorang untuk lebih memahami tradisi keagamaannya sendiri
ataupun tradisi keagamaan lainnya, menolong membuat perbandingan antara
berbagai tradisi, melestarikan, memperbaharui suatu tradisi tertentu, menolong
penyebaran suatu tradisi, menerapkan sumber-sumber dari suatu tradisi dalam
suatu situasi atau kebutuhan masa kini, atau untuk berbagai alasan lainnya.
Teori Hak Asasi
Hak asasi
dipercayai sebagai nilai universal. Nilai universal berarti tidak mengenal
batas ruang dan waktu. Nilai universal ini yang kemudian diterjemahkan dalam
berbagai produk hukum nasional di berbagai Negara untuk dapat melindungi dan
menegakkan nilai-nilai kemanusiaan. Bahkan nilai universal ini, menurut Juwana
(dalam Muladi, 2005:70) dikukuhkan dalam instrumen internasional, termasuk
perjanjian internasional di bidang HAM.
Teori Keutamaan
Memandang
sikap atau akhlak seseorang.
Tidak
ditanyakan apakah suatu perbuatan tertentu adil, atau jujur, atau murah hati
dan sebagainya.
Keutamaan
bisa didefinisikan sebagai berikut : disposisi watak yang telah
diperoleh seseorang dan memungkinkan dia untuk bertingkah
laku baik secara moral.
Etika dan Agama
Menurut
aquinas, Tuhan adalah tujuan akhir manusia, karena Ia adalah nilai tertinggi
dan universal, dan karenanya kebahagiaan manusia tercapai apabila ia memandang
Tuhan. Sumber utama pengetahuan adalah Tuhan yang telah menganugerahkannya
kepada manusia melalui berbagai cara.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar